LOGO HEADER BARU

Pembaruan terakhir: Kamis, 09 September 2021

Selang 2 (dua) hari dari pembacaan Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945, yaitu pada tanggal 19 Agustus 1945 seiring dengan pengangkatan Prof. Dr. Mr. R.S.E. Koesoemah Atmadja sebagai Ketua Mahkamah Agung RI yang pertama oleh Presiden Soekarno, maka tanggal 19 Agustus ditetapkan sebagai Hari Jadi Mahkamah Agung RI.berkenaan dengan hari jadi Mahkamah Agung RI Yang ke- 76 yaitu pada hari ini Kamis 19 Agustus 2021 maka Pengadilan Negeri Pinrang mengikuti Upacara HUT Mahkamah Agung RI yang ke-76 secara Virtual.

WhatsApp Image 2021 08 19 at 08.59.46 1

Pada tahun 2020 ini Peringatan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia merupakan HUT Ke-76 yang mengambil tema : "Memantapkan Kemandirian Badan Peradilan Melalui Pelayanan Hukum Berbasis Teknologi Informasi Pada Masa Pandemi".Berbeda dengan 2 tahun sebelum-sebelumnya, jika biasanya upacara dilaksanakan di Halaman Kantor Satker masing-masing, maka pada tahun ini dikarenakan masih dalam masa Pandemi Covid-19 kegiatan Upacara HUT MA RI Ke-76 dipusatkan di Kantor Mahkamah Agung, Jakarta. Sedangkan Peradilan dibawahnya melaksanakan dan mengikuti upacara tersebut melalu Virtual dan Live Streaming Youtube Mahkamah Agung. 

 

Ketua, Hakim, Pejabat dan seluruh Pegawai maupun PPNPN Pengadilan Negeri Pinrang bertempat di Ruang Sidang Utama mengikuti Upacara HUT Mahkamah Agung RI yang ke-76  secara virtual. Upacara yang dilakukan pagi Ini Kamis, 19 Agustus 2021 dimulai pada Pukul 09.00 WITA dan berlangsung dengan sederhana, khidmat, sangat minimalis dan tentunya tetap memperhatikan protocol kesehatan pencegahan Covid-19.

WhatsApp Image 2021 08 19 at 09.03.56 1

Dalam Upacara secara virtual ini Ketua Mahkamah Agung RI YM. Dr. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Sebagaimana susunan upacara biasanya, setelah dibacakan visi dan misi Mahkamah Agung oleh petugas, Pembina upacara memberikan sambutannya. Ketua Mahkamah Agung RI dalam sambutan yang dibacakan mengatakan bahwa tentang pentingnya aspek kemandirian dalam proses penyelenggaraan peradilan karena  dalam menegakkan keadilan kemandirian lah yang menjadi jantungnya sekaligus juga sebagai detak nadinya kemandirian bukan saja harus dijaga dengan baik melainkan juga harus dijunjung tinggi sebagai Marwah dan kehormatan lembaga peradilan karna tanpa dibekali dengan kemandirian mustahil dapat terwujud dan proses penegakan hukum akan kehilangan marwahnya pada akhirnya hanya akan menjadi alat pemuas bagi pihak-pihak yang memiliki kepentingan.

WhatsApp Image 2021 08 19 at 09.33.37

WhatsApp Image 2021 08 19 at 09.06.12

 

Pencarian

Informasi Cepat

  • 1

Survey IKM dan IPK

Bantu kami untuk meningkatkan
pelayanan, dengan mengisi survey
dibawah ini !!!

survei ikm dan IPK survei korupsi

  • baner 1
  • baner 2
  • baner 3
  • baner 4

Web Statistik

Today69
Yesterday81
This week376
This month1301
Total18730

Who Is Online

1
Online
17 September 2021